Home » Bisnis Kehidupan: Keanekaragaman Hayati, Bioteknologi dan Keserakahan Manusia by Michel Pimbert
Bisnis Kehidupan: Keanekaragaman Hayati, Bioteknologi dan Keserakahan Manusia Michel Pimbert

Bisnis Kehidupan: Keanekaragaman Hayati, Bioteknologi dan Keserakahan Manusia

Michel Pimbert

Published June 25th 2001
ISBN :
Paperback
236 pages
Enter the sum

 About the Book 

Ketika teknologi di bidang biologi molekuler mempublikasikan sebuah penemuan luar biasa bernama DNA atau gen, muncullah ide kontroversial tentang rekayasa genetika. Kontroversial karena bahan dasar dari sebuah produk rekayasa adalah makhluk hidup.MoreKetika teknologi di bidang biologi molekuler mempublikasikan sebuah penemuan luar biasa bernama DNA atau gen, muncullah ide kontroversial tentang rekayasa genetika. Kontroversial karena bahan dasar dari sebuah produk rekayasa adalah makhluk hidup. Kontroversi tentangnya semakin berlanjut, ketika temuan ini memberi peluang bagi perusahaan-perusahaan dan penelitian komersial untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya. Dari sinilah dimulai sebuah konsep konservasi keakekaragaman makh-luk hidup demi kepentingan komersialisasi sumberdaya hayati.Konsep di atas banyak ditentang oleh negara-negara Selatan, karena para pemilik ide tersebut adalah pihak Utara yang sela-lu meneriakkan gagasan kepemilikan hayati secara global. Negara-negara Utara dicurigai memeiliki kepentingan tersembunyi di balik gagasan itu, yakni akses seluas-luasnya bagi bahan-bahan dasar industri bioteknologi (benih hibrida, obat-obatan, biopestisida, minyak, kosmetik, dan lain-lain). Dalam hal ini keakekaragaman isi kehidupan menjadi bahan mentah bagi bioteknologi dan menjadi obyek paten.Kekayaan hayati di bumi ini paling besar berada di wilayah Selatan. Karena itu, apabila hal-hal di atas terjadi, maka Selatan menghendaki pembagian keuntungan yang adil serta alih teknologi rekayasa genetika tanpa syarat. Namun pada kenyataannya, keduanya tidak dikehendaki oleh pihak Utara yag memegang teguh paten atas teknologi mereka dan pembayaran terhadap produk derivasi yang mereka upayakan, yang sumbernya justru dari Sela-tan. Forum-forum dunia tentang Konvensi Keanekaragaman Hayati selalu diwarnai pertentangan sengit kedua belah pihak. Pertentangan ideologis antara kepentingan kapitalistik Utara melawan Selatan yang mempertahankan haknya atas hidup yang terancam peram-pokan, eksploitasi, dan penindasan.